Member Login [ Sign Up ]
Username :
Password :
Ship Search
Name of Ship :
[ Advanced Search ]
Company Search
Name of Company :
[ Advanced Search ]
NTR Relationship
NTR Contact
Kementerian Perhubungan
Gedung Karya Lt. 12
Jl. Medan Merdeka Barat No. 8
Jakarta Pusat 10110
Telp/Fax : (+62-21) - 3500 110
Hotline : +62 877 81098518
Website : www.sertifikasintr.org
Email : ntr@sertifikasintr.org
PIN BB : 226D7358 OR Scan From Your Blackberry
Subdit Nautis Teknis dan Radio Kapal

Negara Republik Indonesia sebagai Negara Nusantara yang terdiri dari beribu-ribu pulau, terletak memanjang di garis khatulistiwa, diantara dua benua dan dua samudera. Oleh karena itu mempunyai posisi dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam hubungan antar Negara. Untuk mencapai tujuan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila, Transportasi memiliki posisi yang penting dan strategis dalam pembangunan bangsa yang berwawasan lingkungan dan hal ini tercermin pada kebutuhan mobilitas seluruh sektor dan wilayah.

Perkapalan dan transportasi merupakan sarana untuk memperlancar roda perekonomian, memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, dalam rangka memantapkan perwujudkan wawasan nusantara dan meningkatkan ketahanan nasional, serta mempererat hubungan antar bangsa. Disamping itu transportasi juga berperan sebagai penunjang, pendorong dan penggerak bagi pertumbuhan daerah yang berpotensi umum namun belum berkembang, dalam upaya peningkatan dan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan KM. No. 43 Tahun 2005 tanggal 28 Juli 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Depatemen Perhubungan, sebagai pengganti Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 24 Tahun 2001, tugas pokok Direktorat jenderal Perhubungan Laut adalah merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang perhubungan laut.

Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dibagi menjadi 5 (lima) Direktorat, salah satunya adalah Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yang terdiri dari lima Sub. Direktorat, diantaranya adalah Subdit. Nautis, Teknis dan Radio Kapal.


Sub. Direktorat Nautis, Teknis dan Radio Kapal mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur serta bimbingan teknis, evaluasi dan pelaporan di bidang Nautis, Teknis permesinan, radio dan elektronika kapal, perlengkapan dan peralatan Kapal. Dalam rangka melaksanakan tugas sebagaimana tersebut, Sub. Direktorat; Nautis, Teknis dan Radio Kapal menyelenggarakan fungsi :

 
1)     Penyiapan bahan perumusan kebijakan, standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur dibidang nautis, teknis permesinan kapal, radio dan elektronika kapal, perlengkapan dan peralatan kapal serta sertifikat keselamatan kapal.
 
2)     Pemberian bimbingan teknis dibidang nautis dan teknis permesinan, radio dan elektronika kapal, perlengkapan dan peralatan kapal serta sertifikat keselamatan kapal.
 
3)     Penyiapan penerbitan sertifikat keselamatan kapal kapal.
 
4)     Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang nautis dan teknis permesinan, radio dan elektronika kapal, perlengkapan dan peralatan kapal serta sertifikat keselamatan kapal Sub. Nautis, Teknis dan Radio Kapal terdiri dari:
 
a)     Seksi Penilikan Keselamatan Kapal, mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur, serta bimbingan teknis, evaluasi dan pelaporan di bidang nautis, teknis permesinan kapal, elektronika dan radio kapal, perlengkapan dan peralatan kapal.
 
b)     Seksi Sertifikasi Keselamatan Kapal, mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur, serta bimbingan teknis, evaluasi dan pelaporan di bidang sertifikasi keselamatan kapal,
 
Sebagaimana didevinisikan dalam PP No. 51 Tahun 2002 Tentang Pelayaran Pasal 1 ayat (2), kapal adalah kendaraan air dengan bentuk dan jenis apapun, yang digerakan dengan tenaga mekanik, tenaga angin, atau ditunda, termasuk kendaraan yang berdaya dukung dinamis, kendaraan di bawah permukaan air, serta alat apung dan bangunan terapung yang tidak berpindah-pindah, dan dalam Pasal 53 disebutkan bahwa :
 
1)     Sejak kapal dirancang-bangunan, dibangun, dioperasikan sampai dengan kapal tidak digunakan lagi, harus diperiksa dan diuji kondisi teknis dan keselamatannya oleh pejabat pemeriksa keselamatan kapal.
 
2)     Jenis pemeriksaan keselamatan kapal dibedakan berdasarkan waktu pelaksanaannya, terdiri dari:
 
a)     Pemeriksaan pertama adalah pemeriksaan yang wajib dikenakan terhadap kapal baru dan kapal asing yang diakui menjadi kapal Indonesia dan dilakukan atas galangan/dok (dilimbungkan)
 
b)     Pemeriksaan Tahunan adalah pemeriksaan yang dilakukan terhadap kapal tiap 12 (dua belas) bulan sekali
 
c)     Pemeriksaan Pembaharuan adalah pemeriksaan yang wajib dikenakan terhadap kapal setiap 5 (lima) tahun sekali
 
d)     Pemeriksaan antara  adalah pemeriksaan yang dilakukan bagi kapal dalam selang waktu antara pemeriksaan tahunan dan pembaharuan
 
e)     Pemeriksaan diluar jadual adalah pemeriksaan yang dilakukan selain dari pemeriksaan huruf a), b), c) dan d)
 
f)      Pemeriksaan karena kerusakan dan perbaikan.
 
Setiap kapal berdasarkan hasil pengujian dan pemeriksaan dan memenuhi persyaratan keselamatan kapal, diberikan sertifikat keselamatan kapal.
Copyright © 2010 - 2014 Subdit NTR (Nautis Teknis Radio). All Rights Reserved